gwawan on February 1st, 2010

Yang kekal dalam kehidupan adalah perubahan. Seberapa positif saya mampu merespon perubahan yang terjadi dalam kehidupan ini, dan merupakan kunci dari kelanjutan kehidupan saya selanjutnya. Respon positif tidak hanya diperlukan saat kehidupan terpuruk didasar samudera, respon positif juga harus saya siapkan ketika kehidupan berada diatas angin.

Ada satu cuplikan kalimat yang sangat saya suka, “Banyak orang berhasil melewati cobaan kemiskinan, namun sedikit yang mampu melewati cobaan kekayaan“, begitulah kira-kira cuplikan kalimat tersebut.

fluktuatif

Gambar diatas merupakan trafik pengunjung salah satu website yang sudah mumpuni dan termasuk pemain lama. Rata-rata website ini dikunjungin 15K/day. Tapi pada titik tertentu (tanggal 14 Januari) website yang sudah diatas angin ini terpuruk ke level 0.663K/day, bisa saya bayangkan betapa paniknya sang pemilik website. Namun disinilah kemampuan sang admin diuji.

Seberapun besar ujian yang diberikan ke saya, semua tergantung bagaimana saya meresponnya. Selalu akan ada hikmah dari setiap kejadian.

Search terms:Respon positif, respon internet, respon, respon positif adalah, respon positif cinta

Continue reading about Respon Positif

readbud - get paid to read and rate articles
gwawan on December 23rd, 2009

Udah pada tau kan profesi IT, bidang profesi yang ngk jauh2 dari namanya komputer, kabel dkk. Dan bagi sebagian orang profesi ini dianggap angker, karena setiap harinya bergelut sama hal2 yang memakai otak (katanya sie.. padahal ngk juga kok big grin ) terlebih bidang ini terbilang baru, jadi belum banyak orang yang menguasainya.

Diluar profesinya, orang IT pastinya memiliki kehidupan sosial, seperti hubungan kekeluargaan ataupun hubungan percintaan (ini agak sulit bagi orang IT, krn melulu komunikasi sama monitor, jd rada kagok kalau diminta komunikasi sama orang, terlebih sama cewek hehe.. big grin ) Dan ngomong2 soal pasang hidup, sebenarnya orang IT memiliki kriteria tersendiri yang merupakan turunan dari disiplin ilmunya.

Mau tau kriterianya? Kira-kira seperti ini :

(more…winking

Search terms:orang it, kriteria it, kriteria pasangan, kriteria pasangan hidup, kriteria pasangin hidup yang sehat, kriteria pemilu 2009, nama latin tanaman hutan, orang-orang yang berperan penting dalam bidang IT, profesi tentang orang informasi teknologi, kriteria orang menurut facebook, kriteria orang disipilin, bagaimana orang IT itu?, kriteria of GUI, kriteria hidup sehat, BIAR BLOG HIDUP APA YG HARUS DI ISI, cinta dengan ilmu orang IT, dreen peace bidang it, keriteria pasangan hidup, kriteria bidang IT, kriteria cewek orang IT

Continue reading about Kriteria Pasangan Hidup Orang IT

gwawan on July 17th, 2009

Pagi ini beritanya pilu banget, terjadi ledakan bom untuk ke-2 kalinya di Hotel J.W. Marriot. Huuu… dasar teroris, baru aja kondisi negara ini kondusif, eh udah bikin ulah lagi! Walau begitu, aktifitas harus tetap jalan. Lumayan on-time pagi ini, di time keeping tepat menujukkan pukuk 09:00, biasanya sih 08:30 big grin wekekeke…. Langsung aja bergegas ke ruang kerja, dah telat banget alnya sad

Permulaan kerja selalu aku awali dengan berdoa agar semua kerjaan hari ini berjalan lancar (selagi masih inget sie…. happy ) dan membukan email tentunya. Ya…. ternyata koneksi Speedy gangguan sad Langsung aja yang telintas dipikiran 147-1-2 (maklum dah sering error, jadi rada responsif, hehe…winking Itu nomor telpon Telkom untuk gangguan Speedy.

Lah… kok ndak ada nada tone-nya sih…. gangguan apa lagi ini! Akhirnya komplain ke bagian enginnering buat ngecek kabel2x. Dan kata mereka, semua kabel OK. Aku coba komplain ke 147 pake HP, ternyata sama, tidak ada nada tone dan kemudian disconnected. Waktu itu dipikiranku, apa terjadi pemutusan koneksi bersar-besaran ya… imbas bom marriot tadi pagi?
Jalan di Ubud Jebol
(more…winking

Search terms:mariyotbelajar, KABEL BAWAH TANAH, no tlpn jww marriot, sungai bawah tanah, cara menuju internet sehat, gambar bom mariot, nawala project putus, nomor telepon telkom ubud

Continue reading about Bukan Karena Bom Marriot Dua