Sore ini, Ibu menerima kabar yang cukup mengagetkan dari adik kandung Ibu di kampung. Sebuah kabar duka, kabar meninggalnya Jro Mangku Kotá. Seorang sulinggih sekaligus seorang Guru bagi masyarakat Payangan, kampung asal Ibu.
Seketika kabar duka inipun menjadi perhatian saya, mengingat jasa-jasa beliau yang senantiasa menyempatkan waktunya untuk membantu prosesi upacara agama di keluarga saya. Terakhir, beliaulah yang “muput” upacara pernikahan Adik saya. Walaupun harus menunggu berjam-jam lamanya sebelum prosesi pernikahan dimulai, beliau dengan sabar menunggunya.
Seusai Ibu menerima kabar duka itu, Ibu pun bercerita tentang keseharian beliau di kampung. Di Payangan, Jro Mangku Kotá dikenal sebagai seorang sulinggih yang sangat disiplin. Selain sebagai seorang sulinggih, keseharian beliau juga disibukkan dengan kegiatan beliau sebagai Guru, disebuah SMA di Payangan. “Beliau adalah Guru yang disiplin” itu ungkapan Ibu. Tak perlu disangsikan lagi, banyak orang yang kagum terhadap beliau. Terlebih jika melihat kecakapan beliau menggunakan Genta, mengiringi alunan bait-bait mantra di setiap prosesi upacara agama. Sungguh memberi ketenangan batin.
Bagi masyarakat Bali yang sebagian besar memeluk agama Hindu, kedudukan Sulinggih sangatlah dihormati. Karena berkat tenaga beliau-beliau yang bersedia menjadi Sulinggih, kegiatan upacara disetiap Pura yang ada di Bali dapat terlaksana.
Terlebih di saat rangkaian hari raya seperti sekarang ini yang dari hari ke hari sangatlah padat, dimulai dari Galungan, Kuningan dan ditambah upacara di masing-masing pura, praktis aktifitas beliau meningkat dari biasanya.
Sayapun merenungi kehidupan beliau yang penuh dengan pengabdian. Dan dari sana saya mendapat penegasan baru :
bahwa umur panjang tak ada artinya jika tidak berguna,
bahwa hidup adalah pengabdian
dan semasih hidup haruslah berguna bagi orang lain.
Sungguh damai rasanya dapat menyudahi kehidupan ketika sudah dapat membantu sesama. Semoga begitupula adanya beliau Jro Mangku Kotá, damai dikehidupan beliau yang baru.
Om Shanti Shanti Shanti Om
Search terms:pacar seorang programmer, contoh surat kagum terhadap orang disiplin, langkah langkah menjadi seorang programmer, maniak komputer hacker, menjadi seorang yang setia, petunjuk menggunakan genta bagi agama hindu, Tips belajar setia pada pacar
Tags: agama hindu, galungan kuningan












wan, kok nggak pernah nulis lagi di web log nya ? Lagi sibuk ya ?
halo bli… terimakasih sudah mengingatkan untuk menulis lagi