Sore ini, Ibu menerima kabar yang cukup mengagetkan dari adik kandung Ibu di kampung. Sebuah kabar duka, kabar meninggalnya Jro Mangku Kotá. Seorang sulinggih sekaligus seorang Guru bagi masyarakat Payangan, kampung asal Ibu.
Seketika kabar duka inipun menjadi perhatian saya, mengingat jasa-jasa beliau yang senantiasa menyempatkan waktunya untuk membantu prosesi upacara agama di keluarga saya. Terakhir, beliaulah yang “muput” upacara pernikahan Adik saya. Walaupun harus menunggu berjam-jam lamanya sebelum prosesi pernikahan dimulai, beliau dengan sabar menunggunya.
Seusai Ibu menerima kabar duka itu, Ibu pun bercerita tentang keseharian beliau di kampung. Di Payangan, Jro Mangku Kotá dikenal sebagai seorang sulinggih yang sangat disiplin. Selain sebagai seorang sulinggih, keseharian beliau juga disibukkan dengan kegiatan beliau sebagai Guru, disebuah SMA di Payangan. “Beliau adalah Guru yang disiplin” itu ungkapan Ibu. Tak perlu disangsikan lagi, banyak orang yang kagum terhadap beliau. Terlebih jika melihat kecakapan beliau menggunakan Genta, mengiringi alunan bait-bait mantra di setiap prosesi upacara agama. Sungguh memberi ketenangan batin.
Search terms:pacar seorang programmer, contoh surat kagum terhadap orang disiplin, langkah langkah menjadi seorang programmer, maniak komputer hacker, menjadi seorang yang setia, petunjuk menggunakan genta bagi agama hindu, Tips belajar setia pada pacar
